Menu

Mode Gelap
Dewasalah Saudara Tua, AC. Milan Tesla Dahlan Iskan dan “Ejekan” untuk Giliraja

Berita · 1 Mei 2024 04:00 WIB ·

Figur Muda Kritik Cara Primordial Calon Mendongkrak Popularitas Jelang Pilkada 2024


 (Abdul Kholisin/sudutpandang.co) Figur Pemuda Pamekasan untuk 2024 Mas Ongky saat menjadi pembicara di Kafe Manifesco, Selasa (30/4/2024). Perbesar

(Abdul Kholisin/sudutpandang.co) Figur Pemuda Pamekasan untuk 2024 Mas Ongky saat menjadi pembicara di Kafe Manifesco, Selasa (30/4/2024).

Pamekasan, sudutpandang.co — Generasi Emas Nusantara (GEN) Pamekasan menggelar diskusi kepemudaan di Kafe Manifesco, Desa Jalmak, Kecamatan Pamekasan, Selasa (30/4/2024) malam.

GEN membedah gagasan Figur Muda Pamekasan 2024 Ongky Arista UA. Sebagaimana diketahui, figur Ongky Arista muncul belakangan ini dan mewarnai beranda Tiktok warga Pamekasan.

Dalam diskusi ini, Ongky Arista UA menerangkan bahwa Pamekasan harus sudah berkemas untuk bertransformasi dari sisi interaksi dan pola komunikasi publik.

“Pejabat, siapa pun itu, harus piawai dan tidak kaku lagi dalam memanfaatkan media massa, media sosial, dan figur Pamekasan 2024, juga harus mengerti betul bagaimana media massa dan media sosial bekerja,” ungkapnya.

Ongky menilai, bahwa hingga saat ini, belum muncul pejabat di Pamekasan yang akun medsosnya populer dan menjadikan itu sebagai wadah aspirasi serta keluh kesah.

“Itu berarti, selama ini pola komunikasi kita belum maju dan ikut perkembangan zaman. Konten media sosial itu bisa memengaruhi pola pikir seseorang. Orang hari ini terbentuk karakternya juga karena melihat konten di media sosial. Nah, kalau pemerintah tidak hadir di sini, bagaimana caranya dekat dengan masyarakat yang rata-rata hari ini punya Tiktok dan akun medsos lainnya?” paparnya.

Ketua Forum Wartawan Pamekasan (FWP) itu juga mengatakan, bahwa hari ini perlu muncul pejabat lalu mengumumkan akun medsosnya.

“Sampaikan kepada masyarakat, bahwa akun medsosnya bisa nerima keluh-kesah dan dia siap menindaklanjutinya. Selama ini kan mereka belum melek ke sana, coba adakah akun medsos pejabat yang bisa jadi wadah keluh-kesah warganya di Pamekasan?” tanyanya.

Ongky mengatakan, pemerintah harus memiliki pengaruh. “Kita kenal kan istilah influencer, nah, pemerintah harus hadir untuk mengakrabkan diri dengan berlaku seperti influencer, kenalkan program dan kebijakannya,” katanya.

Selain itu, Pemimpin Redaksi Media Jatim itu juga mengkritik pola-pola sejumlah figur yang memakai cara primordial untuk mendongkrak popularitasnya jelang Pilkada 2024.

“Misal, bagi-bagi sembako, ngundang anak yatim. Itu cara-cara primordial. Gak anak muda sama sekali. Kalau cara itu dipakai, berarti pola pikir kita belum maju ke depan,” tambahnya.

Dia mengatakan, bahwa bagi-bagi sembako, dan santunan anak yatim tidak perlu dipublikasikan berlebihan dan didramitisir.

“Maksud saya, cukup di balik layar, kalau anak yatim kemudian dipublikasikan depan layar, itu kentara bahwa figur tidak punya cara lain untuk mendongkrak dirinya. Figur harus kreatif, dong, jangan itu-itu saja,” tuturnya.

Selebihnya Ongky berharap, konstelasi politik di Pilkada Pamekasan 2024 ini mendorong kedewasaan masyarakat dalam berpikir dan bertindak.

Money politik harus bisa dihapus misal, semua figur sepakat untuk memperkecil modal politik, ditandatangani semua figur, dan diterapkan semua figur untuk tidak bermain di area money politik, dan ini akan menjadi angin segar dan tentu akan mendorong kesadaran memilih pemimpin,” pungkasnya.(*/in)

Artikel ini telah dibaca 69 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Menyoal Gagasan Figur Muda, GEN Pamekasan Adakan Diskusi

1 Mei 2024 - 01:32 WIB

Usung Konsep Keterbukaan, PC IPNU Pamekasan Adakan Debat Kandidat Sebelum Pemilihan Ketua

28 April 2024 - 21:55 WIB

Nurahmad Apresiasi Disahkannya Hasil Musda Gerakan Pramuka Kwarda Jatim

23 April 2024 - 23:35 WIB

Mahasiswa KKN UTM Lakukan Penyuluhan dan Pelatihan Pembuatan Olahan Daun Kelor Untuk Cegah Stunting

14 Juli 2023 - 09:01 WIB

Mahasiswa Prodi Psikologi Universitas Trunojoya Madura berfoto dengan warga Desa Gapurana Kecamatan Talango Kabupaten Sumenep setelah melakukan penyuluhan

Sapi Sonok dan Falsafah Hidup

22 Mei 2022 - 10:53 WIB

Penghargaan Ini untuk Semua Nakes yang Berjuang

4 Desember 2021 - 18:48 WIB

Trending di Berita